[] NEWS

Ketua DPRD Hadiri Haflah Akhirussanah dan Wisuda Tahfidz Juz 29 dan 30 MI Ma’arif Mangunsuman 1


Para pendidik Mi Ma'arif Mangunsuman 1 bersama Ketua DPRD Ponorogo dan Ketua LP Ma'arif Cabang Ponorogo 

PONOROGOPOS- Ketua DPRD Kabupaten Ponorogo Dwi Agus Prayitno menghadiri kegiatan Haflah Akhirussanah dan Wisuda Tahfidz Juz 29 angkatan 1 dan Juz 30 angkatan V di MI Ma’arif Mangunsuman 1 yang lokasinya berada di Jl. Kawung Mangunsuman Siman Ponorogo, Sabtu (13/6/2026). 

Kehadiran ketua DPRD Ponorogo bersama Ketua LP Ma'arif Cabang Ponorogo Dr. Basuki tentu menambah semaraknya acara tersebut. Dalam sambutannya Dwi Agus Prayitno mengharapkan kegiatan wisuda tahfidz bisa memberikan manfaat bagi anak didik dan juga lingkungan masyarakat Mangunsuman dan Ponorogo umumnya. 

“Saya memberi apresiasi khusus bahwa MI Ma’arif Mangunsuman I sudah mencetak generasi islami yang tidak hanya ilmu umum saja, tapi sudah memberi ruang spriritual bagi anak didiknya,” jelasnya.

Ditambahkannya, MI Ma’arif Mangunsuman 1 menuju sekolah adiwiyata. Belum lama ini tim visitasi dari tim adiwiyata kabupaten Ponorogo sudah meninjau dan menilai layak tidaknya sekolah ini menyandang sekolah adiwiyata.

“Mohon doa restunya semoga lolos tingkat nasional. Didukung lingkungan asri dan sehat tentu menjadi sebuah kepercayaan masyarakat untuk menitipkan putra-putrinya bersekolah di MI Ma’arif Mangunsuman 1,” harap Dwi.

MI Ma’arif Mangunsuman 1 adalah sekolah yang terintegrasi dan satu komplek bersama Play group dan RA. “Ini pola pendidikan yang terintegrasi.  Alhamdullah hari ini sudah 28 siswa yang daftar di MI Ma’arif Mangunsuman 1,” bangga Dwi Agus Prayitno.

Sementara itu Umi Mahmudah, S.Pd Kepala MI Ma’arif Mangunsuman 1 mengungkapkan matursuwun kepada pengurus ranting NU Mangunsuman yang sudah menfasilitasi kegiatan ini. Dan terimakasih kepada bapak ibu guru yang telah mensukseskan acara sampai akhir.

“Tidak terasa sudah 6 tahun putra-putri panjenengan dititipkan ke kami. Awalnya dulu kelas satu ada yang rewel dan nangis. Maka dari itu kami ucapkan terimakasih kepada wali murid kelas 6 yang mau bekerjasama dan 15 anak dinyatakan lulus 100 persen,” jelasnya.

Ketua DPRD Ponorogo Dwi Agus Prayitno saat memberikan sambutan

Kepsek yang ramah ini menambahkan, selama mendidik pasti ada kesalahan baik yang disengaja maupun tidak. Tapi itu semua tidak lain hanya karena cinta terhadap putra-putri panjenengan. “Apabila ada kekurangan dalam mendidik kami meminta maaf,” ungkap Umi.

Selanjutnya kepsek ini mengharapkan pembiasaan yang ada di madrasah minta tolong dilanjutkan. Contohnya hafalan asmaul husna, hafalan alquran, sholat dhuha berjamaah dan lain-lain. “Biasanya pas SMP kebiasaan sholat dhuha hilang karena di sekolah tidak ada jadwal. Maka itu bisa disiasati sebelum berangkat sekolah sholat dhuha dulu,” tambahnya.

Para wisudawan tahfidz 

“Kejar terus cita-cita kalian. Bapak ibu guru menunggu kabar dari kalian. Semoga lulusan MI Ma’arif Mangunsuman 1 bisa melanjutkan sekolah ke jenjang diatasnya dan nantinya sukses dunia akherat,” tambahnya.

“Jaga silaturrahmi dengan bapak ibu guru. Bila ada waktu longgar bisa ke sekolah atau ke rumah bapak ibu guru. Jaga nama baik madrasah terutama akhlak. Karena mulai hari ini kami sudah tidak bisa mendampingi kalian anak-anak kelas 6 karena kami serahkan kembali kepada wali murid,” tuturnya sedih. (yani)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar