[] NEWS

Bunda Lisdyarita Perlu Membuat Program Memanusiakan Korban Laka

APAKAH anda sering melihat korban kecelakaan lalu lintas di jalanan Ponorogo? Penanganannya selama ini cukup miris kan?. Korban dibiarkan tergeletak di tengah jalan cukup lama sambil menunggu mobil polisi datang. Padahal korban butuh pertolongan cepat untuk menyelamatkan nyawanya. Berikut wawancara wartawan Ponorogo Pos Muhammad Yani dengan Ahmad Habibulloh, Pengamat sosial budaya Ponorogo yang tinggal di Desa Ngabar Kecamatan Siman.

Apakah anda pernah pengalami kecelakaan hebat? 

Pernah dan saya sampai tak sadarkan diri dengan luka cukup serius. Akhirnya saya harus ngamar di RS berhari-hari.

Apa yang perlu anda sampaikan dengan kejadian ini? 

Penanganan kecelakaan di Ponorogo belum memanusiakan manusia. Korban diangkat dan ditaruh di bak mobil terbuka polisi begitu saja. Seharusnya tidak begitu. Ada mobil atau ambulan khusus yang terjun ke TKP untuk menolong orang yang mengalami kecelakaan.

Maksudnya ambulan khusus? 

Pemkab Ponorogo dalam hal ini dinas kesehatan bisa bekerjasama dengan jajaran kepolisian untuk menangani kasus kecelakaan bersama-sama. Bila masih bernyawa, langsung dinaikkan ambulan yang didalamnya sudah disediakan peralatan yang lengkap semisal oksigen atau alat bantu pernafasan lain. Banyak kejadian kecelakaan akibat terlalu lamanya dalam penanganan sehingga nyawa tidak bisa diselamatkan.

Selama ini penanganannya bagaimana?

Mereka yang masih bernyawa dan meninggal dunia diangkut dibak terbuka bersama-sama dan melewati perjalanan yang cukup lama. Karena perjalanan yang panjang ini mereka yang masih bernyawa tidak terselamatkan.

Apakah sudah ada wilayah atau negara yang memanusiakan orang yang mengalami kecelakaan? 

Negara Malaysia sudah menangani kasus korban kecelakaan cukup baik. Saya sendiri tahu karena saya pernah bekerja disana. Kendati kasus kecelakaan jauh dari kota, tapi penangananya cukup cepat. Semua korban kecelakaan langsung dinaikkan ke ambulan khusus dengan peralatan lengkap. Ditengah perjalanan sambil menuju ke rumah sakit, mereka sudah mendapatkan pertolongan pertama. Untuk mobil pick up polisi hanya untuk mengangkut kendaaraan yang mengalami kecelakaan, bukan untuk mengangkut orang yang mengalami kccelakaan.

Apa ada unek-unek lain yang perlu disampaikan? 

Polisi harus memberi edukasi ke masyarakat untuk pertolongan pertama yang bisa dilakukan masyarakat apa untuk menolong korban kecelakaan. Selama ini masyarakat hanya bisa melihat dan takut memberi pertolongan. Korban dibiarkan tergeletak di tengah atau pinggir jalan sampai menunggu polisi datang. Masyarakat mau memberikan pertolongan takut disalahkan. Padahal korban masih bernyawa.

Harapan untuk Pj Bupati Ponorogo bunda Lisdyarita? 

Bila program memanusiakan korban laka ini dijalankan pemkab Ponorogo tentu akan berdampak cukup baik. Pasti banyak nyawa yang bisa diselamatkan. Pemkab harus bekerjasama dengan jajaran kepolisian untuk bersama-sama datang ke TKP dengan tugas tupoksi masing-masing yang sudah disepakati bersama. Memanusiakan korban laka tentu program yang mulia dan  didukung banyak pihak. (*)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar