[] NEWS

Moment yang Ditunggu, Hari ini Jamaah Haji Ponorogo Bergeser dari Madinah ke Makkah

Langgeng,  seorang perawat kesehatan bergerilya dari kamar hotel yang satu ke kamar lainnya untuk memastikan kesehatan para jamaah haji

MADINAH, PONOROGOPOS- Hari ini, Selasa, 5/5/2026) Pukul 17.00 WAS / 21.00 WIB jamaah haji Ponorogo bergeser ke Kota Makkah untuk memulai ritual umroh wajib.

Jurnalis Ponorogo Pos Muhammad Yani  melaporkan dari kota Madinah, dari hotel jamaah sudah harus memakai baju ihrom dan naik bus kurang lebih 4 jam menuju Bir Ali untuk sholat sunah 2 rekaat dan niat umroh wajib.

Tantowi Mudhofar, pembimbing  haji dari Kemenhaj Kabupaten Ponorogo mengatakan, setelah sampai di Makkah sekitar pukul 22 00 WAS / Pukul 02.00 WIB,  jamaah yang badannya segar dan tidak lelah diperbolehkan langsung  umroh wajib pada malam itu juga. Namun bagi yang kurang sehat dan kelelahan, bisa umroh esok harinya dengan jam sesuai kesepakatan. 

"Untuk yang memakai kursi roda juga dipersilahkan umroh pada esuk harinya biar yang mendorong kursi roda bisa dari temannya sendiri atau ketua regu dan rombongan," kata Tantowi yang juga berada di tanah suci mendampingi jamaah haji Ponorogo.

Koper jamaah haji sudah dikeluarkan dari kamar hotel masing-masing dan siap di angkut ke kota Makkah 

Sementara itu M. Lukman Hakim, Ketua  Kloter SUB 19 Ponorogo mengatakan, ketika sudah berniat ihrom baik di Bir Ali maupun saat berangkat dari hotel, larangan ihrom sudah berlaku. Larangan bagi laki-laki dilarang mengenakan pakaian yang dijahit sesuai bentuk tubuh, seperti baju, kemeja, celana, dan sorban.

Tidak diperbolehkan menutup kepala dengan sesuatu yang melekat, seperti topi, peci, atau sorban. Melindungi diri dari panas dengan payung atau duduk di bawah tenda hukumnya diperbolehkan.

"Tidak boleh memakai sepatu atau kaos kaki yang menutup mata kaki dan tumit," jelas Lukman Hakim.

Sedang larangan bagi jemaah perempuan: diperbolehkan mengenakan pakaian berjahit yang menutup seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan. Namun, tetap dilarang memakai sarung tangan.

 "Tidak boleh menutup wajah dengan cadar (niqab) atau kerudung yang menutupi wajah saat ihram," ungkapnya.

Selain larangan khusus di atas, ada beberapa hal yang dilarang bagi siapa pun yang sedang dalam keadaan ihram.Dilarang mencukur, mencabut, atau memotong rambut di bagian tubuh mana pun, juga memotong kuku.

Tidak boleh memakai wewangian apa pun, termasuk minyak wangi, sabun wangi, dan bedak wangi.

 Dilarang memburu, membunuh, atau membantu pemburuan hewan buruan darat yang halal dimakan (kecuali hewan yang membahayakan seperti ular dan kalajengking).

Dilarang menebang, memotong, atau mencabut pohon dan tanaman yang hidup di Tanah Haram (Makkah dan sekitarnya). 

Dilarang melangsungkan akad nikah, menikahkan orang lain, atau meminang wanita untuk dinikahi. Dilarang melakukan hubungan intim (jimak) dan segala bentuk rangsangan atau pendahuluannya, seperti bercumbu, mencium, meraba secara syahwat, dan masturbasi.

Dilarang mengucapkan kata-kata kotor, bertengkar, mencaci maki, dan melakukan perbuatan fasik atau maksiat lainnya. (yani)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar