[] NEWS

Ketua DPRD: Santri Harus Jaga Agama dan NKRI

Ketua DPRD Ponorogo Dwi Agus Prayitno memberi sambutan

PONOROGOPOS- Ketua DPRD Kabupaten Ponorogo Dwi Agus Prayitno menekankan pentingnya menjaga agama dan mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Menurutnya, santri memiliki peran strategis dalam merawat nilai-nilai keislaman sekaligus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

“Jaga agama dan jaga NKRI. Dua hal ini harus berjalan beriringan. Santri tidak hanya dituntut memahami dan mengamalkan ajaran agama, tetapi juga memiliki tanggung jawab menjaga persatuan, kerukunan, serta keutuhan bangsa dan negara,”tegasnya di acara pengajian rutin PAC Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Jenangan sekaligus memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Balai Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, Ponorogo.

Ia juga berharap semangat Hari Santri tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial tahunan, tetapi benar-benar diwujudkan melalui perilaku sehari-hari, baik dalam kehidupan beragama, bermasyarakat, maupun berbangsa dan bernegara.

Peringatan Hari Santri menjadi pengingat atas peran besar ulama dan santri dalam perjalanan sejarah Indonesia. Semangat perjuangan tersebut perlu dilanjutkan melalui penguatan akhlak, pendidikan, kepedulian sosial, dan komitmen menjaga keutuhan NKRI.

Ketua DPRD Ponorogo Dwi Agus Prayitno di tengah para undangan

Sementara itu, Kepala Desa Ngrupit, Suherwan, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus dan anggota PAC Muslimat NU Jenangan yang terus menjaga kekompakan dalam menyukseskan kegiatan pengajian rutin.

Suherwan menilai kegiatan keagamaan semacam ini memiliki arti penting untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan pemahaman agama, serta memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat. Ia juga menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Santri Nasional 2026.

Hari Santri Nasional tahun 2026 jatuh pada Kamis, 22 Oktober 2026, dengan tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”. Tema tersebut menegaskan pentingnya kontribusi santri sebagai penjaga tradisi keilmuan, penguat moral, dan bagian dari generasi penerus pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas 2045. (yani)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar